Tandaseru — Bencana bandang dilaporkan menerjang wilayah Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, sejak Rabu (7/1/2026) pagi hingga Selasa sore.

yang melanda Desa Tongute dan Desa Gamlamo di Kecamatan ini merendam ratusan rumah warga dengan ketinggian air mencapai 3 meter atau setinggi atap rumah.

​Akibat peristiwa ini, lebih dari seribu warga terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka. Berdasarkan laporan jurnalis tandaseru.com, Mardi Hamid, para warga memilih mengungsi secara mandiri guna menghindari ancaman bahaya yang lebih besar.

​”Ada ribuan warga memilih meninggalkan kampung. Mereka mengungsi secara mandiri ke rumah keluarga yang tidak terdampak ,” ujar Mardi saat memberikan keterangan di lokasi bencana.

​Selain merusak rumah penduduk, juga melumpuhkan fasilitas umum. Jaringan listrik di wilayah terdampak dilaporkan padam total setelah sejumlah tiang listrik roboh diterjang arus. Hingga saat ini, petugas PLN masih berupaya melakukan perbaikan di lapangan.

Petugas PLN berupaya memperbaiki jaringan listrik yang rusak akibat . [Tandaseru/Mardi Hamid]
Padamnya listrik ini juga berdampak langsung pada putusnya jaringan internet, yang menyebabkan akses komunikasi di lokasi bencana menjadi sulit.

​”Kami sangat kesulitan mengakses internet di sini. Tiang listrik roboh akibat , dan kami pantau petugas PLN sedang memperbaiki jaringan,” tambahnya.

​Meski kondisi air dilaporkan mulai berangsur surut, situasi belum sepenuhnya normal. Material berupa potongan kayu besar masih berserakan di jalanan dan permukiman warga. Tim gabungan saat ini tengah bekerja keras bersama warga setempat untuk membersihkan sisa-sisa material tersebut.

​Hingga berita ini diturunkan, warga masih dilingkupi rasa khawatir. Mengingat kondisi cuaca buruk yang masih berpotensi terjadi, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan adanya susulan.

tandaseru.co
Editor